FORUM PENGEMBANGAN DAN PEMERATAAN PEMBANGUNAN DAERAH
Berdirinya Rumah Pergerakan Rakyat, dengan
wadah FP2D di Kota Singaraja Provinsi Bali erat kaitannya dengan kebutuhan
untuk menghimpun kekuatan generasi muda Indonesia guna menciptakan Generasi
Emas 2045.
Rumah Pergerakan Rakyat (RPR) berkeinginan
menghimpun setiap pemuda yang memiliki kepekaan sosial terhadap kemajuan
daerahnya dimanapun di pertiwi Indonesia. Dideklarasikan di Desa Kerobokan
Buleleng-Bali, pada tanggal 28 Oktober 2016, oleh Muhammad Zulkipli sebagai
Ketua, Pengawas Nyoman Suparna (Profesional), Penasehat Gede Sarya Tuntun (Pengamat Sosial),
dan disahkan oleh Notaris pada Tanggal 13 Oktober 2016.
Dengan Program Nawasanga, yang berlatar
filosofi Tri Hita Karana, maka lengkaplah organisasi pergerakan sosial dan
kemasyarakatan ini, ingin memberikan sumbangsih bagi Indonesia ummnya dan Bali
pada Umumnya.
B.
Aspek
Dan Domain FP2D
1.
Relawan
Kerelawanan adalah manusia yang siap
bergerak, sekaligus memotivasi diri untuk melakukan sesuatu demi kepentingan
bersama untuk hidup yang lebih baik. Karena itu, apabila terpelihara rasa
kerelawanan dalam setiap jiwa, maka sifat tulus adalah cerminan yang siap
memantulkan cahaya kerelaan dalam kepribadian sehari-hari. Dengan adanya jiwa
kerelawanan dari setiap individu, maka akan selalu terdapat aksi nyata yang
dilakukan oleh individu tersebut dengan membantu sesama.
Indonesia
telah 70 tahun merdeka, dan memiliki kedaulatan untuk dapat menjalankan sistem
kenegaraan yang sesuai dengan cita-cita bangsa yang tertuang dalam UUD 1945.
Akan tetapi, apakah cita-cita rakyat Indonesia seperti yang tertuang dalam UUD
telah terlaksana dengan baik pada saat ini? Harus ada penyelesaian dgn tindakan
konkrit terhadap pertanyaan tersebut. Rakyat Indonesia pada saat ini sedang
mengalami permasalahan yang pelik yang tidak terlepas dari akibat perlakuan
para pemimpin yang masih memiliki kerakusan akan harta, dan jabatan, sehingga
kehidupan rakyat yang dipertaruhkan. Begitu banyak permasalahan yang terdapat
di bumi pertiwi ini, mulai dari permasalahan perekonomian, hukum, kesenjangan
sosial, politik, korupsi, agama, daerah tertinggal, pendidikan, kesehatan,
keamanan, bencan dan sebagainya.
Permasalahan
tersebut harus mendapatkan perhatian lebih untuk diselesaikan dengan aksi
nyata. Aksi kerelawanan setidaknya mampu menjadi harapan untuk membenahi
permasalahan yang terdapat di Indonesia saat ini. dan semoga mampu menjadi
suatu wadah yang memberikan masukan bahkan perbaikan terhadap sistem
pemerintahan yang ada. Jadi, aksi kerelawanan itu tidak hanya dalam bidang
sosial, tapi dapat juga dalam bidang politik dan hukum. Indonesia saat ini
membutuhkan para anak-anak muda yang memiliki kreativitas dan inovasi yang
mampu memberikan pengaruh yang besar akan perubahan bangsa untuk menjadi bangsa
yang dapat bangkit dalam keterpurukan dan mampu menjalankan akan yang
dicita-citakan sebagai negara yang berdaulat seperti yang tertung dalam UUD 1945.
Bagaimana
akibatnya jika Indonesia tanpa aksi kerelawanan? Maka Indonesia akan selalu
menjadi negara yang tertinggal. Negara yang tidak mampu bersaing dengan negara
lain nya. Kenapa demikian? karena kesejahteraan rakyat mempengaruhi terhadap
kemajuan suatu bangsa, kesejahteraan dalam hal apa saja yang mempengaruhi?
Dalam segala hal, apabila suatu negara memiliki jumlah penduduk miskin
terbanyak, maka negara tersebut tidak dapat dikatakan menjadi negara maju.
Lihatlah seperti negara-negara maju di Eropa, seperti Jerman salah satunya,
negara berupaya untuk memberantas kemiskinan dan mementingkan akan
kesejahteraan warga negaranya. Bahkan di negara tersebut, untuk menghindari
pengangguran yang banyak, maka negara akan membantu rakyatnya untuk mendapatkan
pekerjaan yang mampu memenuhi kehidupan mereka dan memberikan pelatihan akan
skill yang dapat berguna untuk meningkatkan perekonomian mereka. Sebegitu
perhatiannya negara terhadap warga negaranya, dan tidak kita pungkiri, hal
terebut berbeda jauh yang terdapat di Indonesia.
Simpulannya,
Setiap Aksi kerelawanan sangat memberikan andil terhadap perubahan Indonesia
menjadi lebih baik. Tanpa adanya aksi kerelawanan di Indonesia. maka Indonesia
akan menjadi negara yang selalu semakin terpuruk setiap harinya akan
permaslahan yang ada.
2.1 Pengertian
Kepedulian Sosial
Kepedulian sosial yaitu sebuah sikap keterhubungan dengan
kemanusiaan pada umumnya, sebuah empati bagi setiap anggota komunitas manusia.
Kepedulian sosial adalah kondisi alamiah spesies manusia dan perangkat yang
mengikat masyarakat secara bersama-sama (Adler, 1927). Oleh karena itu,
kepedulian sosial adalah minat atau ketertarikan kita untuk membantu orang
lain.
Lingkungan terdekat kita yang berpengaruh besar dalam
menentukan tingkat kepedulian sosial kita. Lingkungan yang dimaksud di sini
adalah keluarga, teman-teman, dan lingkungan masyarakat tempat kita tumbuh.
Karena merekalah kita mendapat nilai-nilai tentang kepedulian sosial.
Nilai-nilai yang tertanam itulah yang nanti akan menjadi suara hati kita untuk
selalu membantu dan menjaga sesama. Kepedulian sosial yang di maksud bukanlah
untuk mencampuri urusan orang lain, tetapi lebih pada membantu menyelesaikan
permasalahan yang di hadapi orang lain dengan tujuan kebaikan dan perdamaian.
2.2. Jenis-jenis
Kepedulian Sosial
Kepedulian
sosial dibagi menjadi 3, yaitu:
- Kepedulian
yang berlangsung saat suka maupun duka
Kepedulian
sosial merupakan keterlibatan pihak yang satu kepada pihak yang lain dalam
turut merasakan apa yang sedang dirasakan atau dialami oleh orang lain.
- Kepedulian
pribadi dan bersama
Kepedulian
bersifat pribadi, namun ada kalanya kepedulian itu dilakukan bersama. Cara ini
penting apabila bantuan yang dibutuhkan cukup besar atau berlangsung secara
berkelanjutan.
- Kepedulian
yang sering lebih mendesak
Kepedulian
akan kepentingan bersama merupakan hal yang sering mendesak untuk kita lakukan.
Caranya dengan melakukan sesuatu atau justru menahan diri untuk tidak melakukan
sesuatu demi kepentingan bersama.
2.3. Sumber
Kepedulian Sosial
Sumber
kepedulian sosial berasal dari dua sumber, yakni :
1)
Bersumber dari cinta
Kepedulian
sosial muncul dari kepekaan hati untuk merasakan apa yang dirasakan oleh orang
lain. Dalam kehidupan sehari-hari sering kita dengar istilah empati, yang dapat
diartikan sebagai kesanggupan untuk memahami dan merasakan perasaan-perasaan
orang lain seolah-olah itu perasaan diri sendiri.
2)
Tidak karena macam-macam alasan
Kepedulian
sosial yang kita kembangkan adalah kepedulian yang timbul dari hati yang
terbuka mau berbagi untuk sesamanya tanpa didorong atau disertai alasan-alasan
tanpa meminta imbalan apapun.
2.4. Hambatan
dalam mewujudkan kepedulian sosial
Ada
beberapa hal yang merupakan hambatan kepedulian sosial, diantaranya adalah
sebagai berikut :
- Egoisme
Egoisme
merupakan doktrin bahwa semua tindakan seseorang terarah atau harus terarah
pada diri sendiri.
- Materialistis
Merupakan
sikap perilaku manusia yang sangat mengutamakan materi sebagai sarana pemenuhan
kebutuhan hidupnya. Demi mewujudkan itu mereka umumnya tidak terlalu
mementingkan cara untuk mendapatkannya.
2.5. Cara
pembentukan sikap dan perilaku kepedulian sosial
- Mengamati
dan Meniru perilaku peduli sosial orang-orang yang diidolakan.
- Melalui
proses pemerolehan Informasi Verbal tentang kondisi dan keadaan sosial
orang yang lemah sehingga dapat diperoleh pemahaman dan pengetahuan
tentang apa yang menimpa dan dirasakan oleh mereka dan bagaimana ia harus
bersikap dan berperilaku peduli kepada orang lemah.
- Melalui
penerimaan Penguat/Reinforcement berupa konsekuensi logis yang akan
diterima seseorang setelah melakukan kepedulian sosial.
Tanggapan
terhadap topik di atas
Pada hakikatnya manusia adalah makhluk sosial, yang tidak
bisa hidup sendiri. Oleh karna itu lumrah jika manusia memiliki kepedulian
sosial terhadap sesama. Tetapi dengan semakin pesatnya teknologi-teknologi
modern saat ini yang bisa menghubungkan individu dengan individu lain tanpa
batasan ruang dan waktu, seperti facebook, twitter, dll. Membuat sebagian
individu memiliki sifat individualistis yang dominan dikarnakan dampak dari
perkembangan jaman dan teknologi ini, sehingga berpengaruhi terhadap kepedulian
sosial individu saat ini. Oleh karna itu, topic diatas sangat penting untuk
kita pahami dan pelajari, agar kepedulian sosial yang ada di kultur budaya kita
bisa tumbuh kembali.
Implementasi
terhadap diri sendiri
Setelah membaca topic diatas. Saya akan mencoba untuk
sedikit demi sedikit menumbuhkan rasa kepedulian sosial. Sehingga saya bisa
menjadi individu yang peka terhadap masalah – masalah sosial yang terjadi dalam
hidup ini. Agar saya bisa merasakan apa yang orang lain rasakan, seperti
membantu teman/orang lain yang sedang kesusahan dan bisa memberi solusi terbaik
dalam memecahkan suatu masalah.
Implementasi
Terhadap Masyarakat
Setelah berusaha mengimplementasikan kepedulian sosial
terhadap diri saya sendiri. Sekarang waktunya bagi saya untuk menerapkan sifat
kepedulian sosial dalam bermasyarakat. Karna manusia adalah makhluk sosial,
sehingga tidak bisa dipungkiri bahwa kita tidak bisa hidup sendiri. Seperti
kita bergabung dalam suatu organisasi. Kita harus bisa membuang sifat egois dan
materialistis, sehingga kita bisa melakukan semua kegiatan dalam organisasi
tersebut dengan baik, seperti berperilaku adil dalam mengambil keputusan,
membantu anggota lain yang lagi kesulitan dan lain sebagainnya
SELAMAT BERGABUNG DI RUMAH PERGERAKAN RAKYAT
FORUM PENGEMBANGAN DAN PEMERATAAN PEMBANGUNAN DAERAH
(FP2D)
JOINT US : 0852-3666-0498


0 komentar:
Posting Komentar